Gemilang di COM'ON BT CUP 35+ 2026: Tim Putra SMKN 1 Larantuka Tekuk Polres Flotim, Skuad Putri Tahan Imbang SDK Carmen Sales
Larantuka — Demam sepak bola tengah melanda Kabupaten Flores Timur. Turnamen mini soccer antar instansi, BUMN, dan BUMD se-Kabupaten Flores Timur yang bertajuk COM'ON BT CUP 35+ 2026 kini menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan. Tak ingin ketinggalan momen bergengsi ini, SMK Negeri 1 Larantuka turut menerjunkan tim terbaiknya, baik di kategori putra maupun putri.
Hadirnya tim SMKN 1 Larantuka di ajang ini membuktikan bahwa dedikasi para guru dan tenaga kependidikan tidak hanya terbatas pada rutinitas di ruang kelas atau bengkel praktik, tetapi juga memiliki daya juang dan sportivitas tinggi di lapangan olahraga.
Dramatis! Tim Putra Tumbangkan Polres Flores Timur
Kiprah membanggakan pertama datang dari Tim Putra SMKN 1 Larantuka. Pada laga sengit yang berlangsung hari Jumat (25/9/2026) lalu, skuad putra harus berhadapan dengan salah satu tim unggulan, yakni Tim Polres Flores Timur. Sebagai informasi, turnamen mini soccer ini menerapkan format waktu yang sangat ketat dan menguras stamina, yakni hanya dua babak dengan durasi masing-masing 15 menit (2x15 menit). Hal ini tentu menuntut setiap tim untuk bermain taktis dan memaksimalkan setiap detik di lapangan.
Tensi pertandingan sudah terasa tinggi sejak peluit babak pertama dibunyikan. Tim aparat kepolisian tampil sangat tangguh dan percaya diri, apalagi mereka diketahui diperkuat oleh eks pemain kenamaan, Alfons Langga, yang juga merupakan mantan kapten Perseftim pada gelaran bergengsi El Tari Memorial Cup (ETMC) tahun 2009.
Kehadiran sosok berpengalaman di kubu lawan tersebut nyatanya langsung memberi tekanan nyata. Laga baru berjalan lima menit, gawang SMKN 1 Larantuka harus kebobolan lebih dulu lewat aksi memukau Taher Tengga BM pada menit ke-5. Skor 1-0 untuk keunggulan Polres Flotim ini bertahan hingga turun minum babak pertama.
Memasuki babak kedua yang krusial, tertinggal satu gol dengan waktu yang semakin sempit sama sekali tidak membuat mental juara para pendidik SMKN 1 Larantuka ini kendur. Melalui skema permainan yang tenang dan terstruktur, Tino Lamapaha sukses memecah kebuntuan dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-20. Hanya berselang lima menit kemudian, Tino Lamapaha kembali membuat gebrakan. Insting tajamnya di depan gawang membuahkan gol kedua pada menit ke-25, sekaligus membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk keunggulan SMKN 1 Larantuka.
Pertandingan bergulir semakin dramatis di sisa waktu babak kedua layaknya laga final. Tim Polres Flotim yang tak mau menyerah kembali meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, Taher Tengga BM berhasil mencetak gol keduanya dan mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-27, membuat kedudukan kembali imbang 2-2.
Di tengah aksi jual-beli serangan yang mendebarkan, kerja sama tim yang solid dari SMKN 1 Larantuka akhirnya menjadi penentu nasib laga. Memasuki menit ke-30—yang mana merupakan menit terakhir pertandingan—Carrol Welan muncul sebagai pahlawan kemenangan. Penyelesaian akhirnya yang dingin sukses merobek jala lawan dan mengunci kemenangan dramatis SMKN 1 Larantuka dengan skor akhir 3-2 tepat sebelum laga usai.
Peluit panjang berbunyi, dan gol kemenangan di ujung waktu (last-minute goal) ini sontak memicu sorak-sorai gemuruh dari para supporter sekolah yang memadati pinggir lapangan. Hasil memuaskan ini dipastikan menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi skuad putra SMKN 1 Larantuka untuk terus melaju di laga-laga selanjutnya.
Tembok Kokoh Veteran: Dominikus Sula Ketuk di Bawah Mistar Gawang
Di balik sengitnya aksi saling balas gol ini, sorotan tak lepas dari sosok legendaris di bawah mistar gawang SMKN 1 Larantuka, Dominikus Sula Ketuk. Meski kini telah menginjak usia 57 tahun, pria veteran ini tampil bak tembok kokoh yang tak mudah ditembus. Jam terbang dan kematangan mentalnya bukanlah hal yang instan; Dominikus memiliki rekam jejak mentereng selama 22 tahun sebagai kiper utama di PS Uluwai Putra serta berbagai tim besar lainnya di tanah Flores Timur.
Pengalaman puluhan tahun berlaga di level atas terbukti menjadi kunci ketenangan lini pertahanan SMKN 1 Larantuka. Berulang kali penyelamatan krusial dan reflek khas kiper berpengalaman ditunjukkan oleh Dominikus untuk mentahkan gempuran berbahaya dari para penyerang Polres Flotim, membakar semangat rekan-rekannya di lapangan.
Srikandi SMKN 1 Larantuka Tampil Spartan
Menyusul jejak tim putra, Skuad Putri SMKN 1 Larantuka juga tampil memukau pada pertandingan yang berlangsung sore tadi, Rabu (30/9/2026). Bertanding melawan Tim tangguh dari SDK Carmen Sales, srikandi-srikandi SMKN 1 Larantuka menunjukkan permainan yang pantang menyerah dan berani tampil agresif sejak menit-menit awal pertandingan.
Kejutan luar biasa langsung diberikan oleh Tim Putri SMKN 1 Larantuka pada babak pertama. Melalui skema serangan yang taktis, Yuli Horo berhasil merobek gawang lawan dan membuka keunggulan pada menit ke-8. Momentum positif ini terus dimanfaatkan dengan baik oleh tim. Hanya berselang empat menit kemudian, giliran Ayu yang sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-12. Keunggulan 2-0 untuk srikandi SMKN 1 Larantuka ini bertahan hingga turun minum babak pertama.
Memasuki babak kedua, Tim SDK Carmen Sales yang menyadari ketertinggalannya mulai merespons dengan menaikkan intensitas serangan. Sebagai tim yang memiliki jam terbang cukup diperhitungkan di kompetisi lokal, mereka tampil menekan. Meski barisan pertahanan Tim Putri SMKN 1 Larantuka tampil sangat disiplin dan jatuh bangun menahan serangan-serangan cepat dari lawan, gempuran tersebut akhirnya membuahkan hasil. Tim lawan berhasil mencetak dua gol balasan berturut-turut pada pertengahan babak kedua, tepatnya pada menit ke-20 dan ke-25, membuat kedudukan kembali imbang 2-2.
Di sisa waktu pertandingan, intensitas serangan yang saling berbalas membuat laga ini sangat enak ditonton. Ketangguhan mental para guru putri SMKN 1 Larantuka patut diacungi jempol. Mereka tidak panik meski keunggulan mereka berhasil disamakan, dan sukses mempertahankan skor imbang 2-2 hingga peluit panjang dibunyikan.
Meskipun sempat memimpin lebih dulu, hasil imbang melawan tim kuat ini tetap merupakan capaian yang sangat positif dan menjadi modal berharga bagi skuad putri SMKN 1 Larantuka untuk menghadapi pertandingan pada laga selanjutnya.
Terus Berjuang Mengukir Prestasi
Hasil impresif dari Tim Putra dan Tim Putri ini membuat nama SMK Negeri 1 Larantuka semakin diperhitungkan dalam perburuan gelar juara COM'ON BT CUP 35+ tahun ini. Dukungan penuh dari Kepala Sekolah, rekan sejawat, dan seluruh keluarga besar SMKN 1 Larantuka akan terus mengalir untuk mendampingi langkah kedua tim di pertandingan-pertandingan berikutnya.
Mari kita terus berikan dukungan terbaik agar Tim Mini Soccer SMKN 1 Larantuka dapat melaju sejauh mungkin dan kembali membawa pulang kebanggaan bagi sekolah tercinta. Bravo SMKN 1 Larantuka!
0 Komentar
Bergabunglah dalam diskusiTinggalkan Komentar